ππππππππ π½πππππ 7
Seorang anak yang sudah menginjak usia 23 tahun, tapi merasa jika dunia nya terhenti di usia 10 tahun.
Sisa usia nya dijalani hanya untuk
" menjalani hidup ".
Seorang anak yang kehilangan arah hidup.
Seorang anak yang dipaksakan dewasa oleh keadaan.
Seorang anak yang mengubur mimpinya dalam² untuk memenuhi janjinya 13 tahun yang lalu.
" Aku akan tumbuh dewasa, sekolah dengan benar, dan bekerja menggantikan peran Papa ".
Bukankah itu pemikiran yang terlalu dewasa untuk seukuran anak berusia 10 tahun yang kehilangan sosok Ayahnya selamanya tanpa melihat bagaimana nafas terakhir sang cinta pertama itu berakhir?
Sosok yang sempat menjadi gadis ceria dan riang, lalu kemudian berubah wujud menjadi sosok yang dingin dan tak punya hati.
Seorang anak yang harus menghadapi tatap benci temannya karena disebut
" kesayangan guru ".
Anak yang harus tumbuh dengan karakter Ibu yang keras dan strict.
Anak yang harus tenggelam dengan pasrah pada dunia nya yang gelap tanpa diberi kebebasan bagaimana menjadi sosok diri sendiri.
Seorang anak yang setiap hari dipaksa untuk memahami emosi orang lain, sementara orang lain tak bisa memahami emosi anak itu.
Seorang anak yang diajarkan untuk baik kepada orang lain tanpa diberi solusi bagaimana cara memperlakukan diri sendiri dengan baik.
Anak yang ambisius, keras kepala, tapi terkadang begitu polos memaafkan kesalahan orang lain, sekalipun itu fatal.
Anak itu, yang sampai detik ini masih tidak tahu bagaimana caranya untuk berdiri tegak di pijakan buminya sendiri.
Dia bertumbuh, tapi tidak dengan dunianya yang masih porak poranda.
Komentar
Posting Komentar