ππππππππ π½πππππ 5
Merelakan masa muda yang seharusnya aku jalani dengan tenang dan merasakan bagaimana jatuh cinta itu tumbuh.
Aku, yang memutuskan untuk tenggelam pada pekerjaanku dan melupakan bagaimana nikmatnya menjalani masa muda dengan senang tanpa beban pikiran.
Aku memutuskan untuk mengesampingkan diriku sendiri dan memprioritaskan keluargaku di paling teratas.
Aku merelakan uang tabungan pribadiku terusik setiap hari untuk memenuhi finansial keluargaku.
Aku merelakan tabungan yang seharusnya sudah aku nikmati untuk melakukan sesuatu yang tak pernah aku lakukan di masa lalu untuk membantu ibuku.
Aku merelakan masa depan ku terlupakan, dan sibuk dengan urusan mencari rezeki.
Bukan tak ikhlas, tapi itu realita nya.
Aku sudah mengorbankan banyak hal setelah lulus sekolah.
Melupakan mimpiku untuk merasakan bangku kuliah demi fokus pada pekerjaan.
Melupakan banyak wishlist yang iseng aku pikirkan dan berharap akan terwujud demi keluargaku.
Aku hidup seolah membayar hutang biaya sekolahku.
Dan aku merasa tanggung jawab itu harus aku jalani.
Dan juga, janjiku yang akan membantu keluargaku agar finansial keluarga kembali stabil setelah covid 19.
Aku juga menutup hatiku kepada seorang pria.
Bukan tidak ingin terikat dalam sebuah hubungan.
Tapi aku takut kelak orang yang datang ke lingkaran hidupku ikut merasakan kesulitan yang aku hadapi.
Aku tidak ingin menjadi beban untuknya.
Aku merasa belum pantas menerima cinta yang dia limpahkan untukku.
Aku belum siap berkomitmen, karena aku masih ada keluargaku yg membutuhkanku.
Makanya, aku mendorong mundur orang- orang yang mencoba untuk melakukan pendekatan padaku.
Aku tidak ingin menyakiti mereka dengan memberi harapan palsu.
Tapi, aku berdoa kelak mereka mendapatkan wanita yang lebih baik dariku.
Dan, aku juga kelak mendapatkan pria yang lebih baik daripadaku.
Aku merelakan itu semua. Dan aku masih belum menerima kondisiku sekarang.
Tapi, kepada siapa lagi aku menggantungkan hidupku selain pada diri ini.
Maka dari itu, aku masih baru merelakan.
Bukan menerima alur hidupku yang sekarang dijalani.
Komentar
Posting Komentar