Postingan

𝚃𝚒𝚝𝚒𝚔 𝙽𝚊𝚍𝚒𝚛

Gambar
Trisha hanya terdiam setelah membaca pesan spam dari Akbar saat sedang menunggu pesanan makan siang di kafe sebelah art Gallery yang ia datangi bersama Damar. Sudah lama sekali padahal Trisha memblokir kontak Irza dan memutus semua akses yang ada di sosial media. Ternyata dia benar- benar menikahi wanita beruntung itu. Trisha meremat ujung bajunya dengan sangat erat.  Aku sudah kalah telak ya, berarti?  " Trish?" Suara Damar yang duduk di depannya membuat Trisha kembali menegakkan kepalanya.  Damar yang menyadari perubahan sikap Trisha beberapa menit tadi hanya menatap mata Trisha yang terlihat tak nyaman.  " Are you okay, Trish? " Damar berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri Trisha yang masih terdiam. Damar meraih tangan Trusha yang masih erat memegang ujung bajunya. " Mau pulang aja? Kayaknya kamu lagi nggak baik ya mood nya? " " Mas.... " Netra Trisha menangkap tatapan khawatir Damar. " Gak apa- apa. Aku mau makan dulu ya, sebelum p...